Notasi
Untuk menyelesaikan rubik, kita harus mengenal yang namanya "notasi" notasi merupakan panduan gerakan untuk menyelesaikan rubik, yang nantinya bisa menjadi sebuah algoritma. notasi diputar sebanyak 1/4 putaran atau 90 drajat searah jarum jam (clockwise). Setiap notasi disingkat menjadi huruf, yaitu F (front/sisi depan), B (back/sisi belakang), R (right/sisi kanan), L (left/sisi kiri), U (up/sisi atas), D (down/sisi bawah), M (middle), E (equator), dan S (slice)
Catatan: jika notasi ditambah dengan aksen ( ' ) maka diputar ke arah kebalikan (counter clockwise)
R
R'
L
L'
F
F'
B
B'
U
U'
D
D'
Sunday, April 26, 2015
Tuesday, April 21, 2015
Sunday, April 19, 2015
Beginner Methode
Tahap 1: Membuat Cross
Tahap pertama yang harus dilakukan adalah membuat cross seperti gambar di samping. membuat cross tidak menggunakan algoritma, hanya menggunakan intuisi sendiri!
Tahap 2: Memasukan Corner Layer Bawah
Ada 3 kondisi dalam membuat corner layer bawah
Jika Putih menghadap ke depan
Algoritma : F' U' F
Jika Putih menghadap ke kanan
Algoritma : R U R'
Jika putih menghadap ke atas
Algoritma : R U2 R' U' R U R'
Tahap 3: Memasukan Edge Layer Tengah
Ada 3 kondisi dalam memasukan edge layer tengah
Jika Edge akan masuk ke kanan
Algoritma : U R U' R' U' F' U F
Jika Edge akan masuk ke kiri
Algoritma : U' L' U L U F U' F'
Jika Edge tertukar seperti gambar di samping, anda harus mengeluarkan edge tersebut dengan cara memasukan edge yang berada di layer atas (bebas boleh warna apa saja) ke tempat edge yang tertukar, lalu setelah edge yang tertukar keluar ke layer atas, anda bisa memasukanya ke tempatnya sama seperti algoritma" diatas.
Tahap 4: Orientasi Layer Terakhir
Dalam tahap ini, anda harus membuat warna atas (kuning) menjadi berbentuk + (plus) berwarna kuning terlebih dahulu. Ada 2 kondisi yang anda temui untuk membuat + (plus)
(Sisi atas)
Jika layer atas berbentuk horizontal berwarna kuning. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F R U R' U' F'
(Sisi atas)
Jika layer atas berbentuk seperti huruf L berwarna kuning. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F U R U' R' F'
Tahap 5 : Orientasi Corner
Setelah tahap diatas, maka terbentuklah sebuah + (plus) berwarna kuning. anda akan menemukan beberapa kondisi
Catatan : Algoritma tersebut harus anda lakukan berkali" hingga layer atas full berwarna kuning!
(Sisi atas)
Jika layer atas hanya berbentuk + (plus), hadapkan warna kuning di layer ke 3 seperti garis kuning gambar di samping. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R U R' U R U2 R'
(Sisi atas)
Jika layer atas berbentuk seperti ikan, hadapkan warna kuning seperti gambar di samping. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R U R' U R U2 R'
(Sisi atas)
Jika layer atas memiliki 2 korner sudah berwarna kuning, hadapkan warna kuning di layer ke 3 seperti garis kuning gambar di pada gambar di atas. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R U R' U R U2 R'
Tahap 6: Permutasi Corner
Pada tahap ini anda harus membuat tiap corner pada layer ke 3 agar menjadi warna yang sama dan berpasangan. dalam tahap ini anda akan menemukan 2 kondisi
(Sisi atas)
Jika ada sepasang corner yang sudah berwarna sama. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R' F R' B2 R F' R' B2 R2
(Sisi atas)
Jika belum ada pasangan corner dengan warna yang sama, anda harus mengubahnya menjadi sama. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R' F R' B2 R F' R' B2 R2
Tahap 7: Permutasi Layer Terakhir
Tahap ini merupakan tahap terakhir untuk menyelesaikan rubik. dalam tahap ini anda harus memposisikan edge di layer terakhir ke tempat yang sebenarnya. ada 2 kondisi dalam tahap ini
(Sisi atas)
Jika edge yang tertukar searah jarum jam. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F2 U L R' F2 L' R U F2
(Sisi atas)
Jika edge yang tertukar kebalikan arah jarum jam. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F2 U' L R' F2 L' R U' F2
Catatan: Jika anda menemukan kondisi selain di atas anda tidak perlu khawatir, anda hanya harus melakukan salah satu dari algoritma di atas.
Tahap pertama yang harus dilakukan adalah membuat cross seperti gambar di samping. membuat cross tidak menggunakan algoritma, hanya menggunakan intuisi sendiri!
Tahap 2: Memasukan Corner Layer Bawah
Ada 3 kondisi dalam membuat corner layer bawah
Jika Putih menghadap ke depan
Algoritma : F' U' F
Jika Putih menghadap ke kanan
Algoritma : R U R'
Jika putih menghadap ke atas
Algoritma : R U2 R' U' R U R'
Tahap 3: Memasukan Edge Layer Tengah
Ada 3 kondisi dalam memasukan edge layer tengah
Jika Edge akan masuk ke kanan
Algoritma : U R U' R' U' F' U F
Jika Edge akan masuk ke kiri
Algoritma : U' L' U L U F U' F'
Jika Edge tertukar seperti gambar di samping, anda harus mengeluarkan edge tersebut dengan cara memasukan edge yang berada di layer atas (bebas boleh warna apa saja) ke tempat edge yang tertukar, lalu setelah edge yang tertukar keluar ke layer atas, anda bisa memasukanya ke tempatnya sama seperti algoritma" diatas.
Tahap 4: Orientasi Layer Terakhir
Dalam tahap ini, anda harus membuat warna atas (kuning) menjadi berbentuk + (plus) berwarna kuning terlebih dahulu. Ada 2 kondisi yang anda temui untuk membuat + (plus)
(Sisi atas)
Jika layer atas berbentuk horizontal berwarna kuning. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F R U R' U' F'
(Sisi atas)
Jika layer atas berbentuk seperti huruf L berwarna kuning. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F U R U' R' F'
Tahap 5 : Orientasi Corner
Setelah tahap diatas, maka terbentuklah sebuah + (plus) berwarna kuning. anda akan menemukan beberapa kondisi
Catatan : Algoritma tersebut harus anda lakukan berkali" hingga layer atas full berwarna kuning!
(Sisi atas)
Jika layer atas hanya berbentuk + (plus), hadapkan warna kuning di layer ke 3 seperti garis kuning gambar di samping. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R U R' U R U2 R'
(Sisi atas)
Jika layer atas berbentuk seperti ikan, hadapkan warna kuning seperti gambar di samping. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R U R' U R U2 R'
(Sisi atas)
Jika layer atas memiliki 2 korner sudah berwarna kuning, hadapkan warna kuning di layer ke 3 seperti garis kuning gambar di pada gambar di atas. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R U R' U R U2 R'
Tahap 6: Permutasi Corner
Pada tahap ini anda harus membuat tiap corner pada layer ke 3 agar menjadi warna yang sama dan berpasangan. dalam tahap ini anda akan menemukan 2 kondisi
(Sisi atas)
Jika ada sepasang corner yang sudah berwarna sama. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R' F R' B2 R F' R' B2 R2
(Sisi atas)
Jika belum ada pasangan corner dengan warna yang sama, anda harus mengubahnya menjadi sama. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : R' F R' B2 R F' R' B2 R2
Tahap 7: Permutasi Layer Terakhir
Tahap ini merupakan tahap terakhir untuk menyelesaikan rubik. dalam tahap ini anda harus memposisikan edge di layer terakhir ke tempat yang sebenarnya. ada 2 kondisi dalam tahap ini
(Sisi atas)
Jika edge yang tertukar searah jarum jam. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F2 U L R' F2 L' R U F2
(Sisi atas)
Jika edge yang tertukar kebalikan arah jarum jam. ingat gunakan algoritma dari sisi depan, bukan atas!
Algoritma : F2 U' L R' F2 L' R U' F2
Catatan: Jika anda menemukan kondisi selain di atas anda tidak perlu khawatir, anda hanya harus melakukan salah satu dari algoritma di atas.
Sunday, April 12, 2015
About Rubik's Cube
RUBIK'S CUBE atau yang biasa dikenal dengan rubik adalah permainan puzzle mekanik berbentuk kubus yang memiliki 6 warna yang berbeda pada setiap sisinya. Rubik ditemukan pada tahun 1974 oleh Profesor Ernő Rubik, seorang arsitek dan pemahat asal Hungaria, puzzle ini memulai kemunculanya di toko-toko mainan dengan nama bűvös kocka (magic cube). Mulai tahun 1980, setelah laris manis di negaranya sendiri, atas permintaan distributor namanya berganti menjadi rubik's cube dan dijual ke berbagai belahan dunia.
Dengan segera, rubik's cube menciptakan sensasi internasional. Setiap orang ingin
memilikinya. Demam ini menjalar baik pada anak-anak maupun dewasa. Ada sesuatu yang memikat pada kubus ini. Ia memiliki konsep yang sederhana, elegan, namun secara mengejutkan sulit untuk diselesaikan. Hingga tahun 1982 saja, terhitung sudah lebih dari 100 juta buah rubik's cube terjual. Ernő Rubik menjadi salah satu red millionaire pertama di dunia, yaitu warga dari negara komunis yang bisa menjadi kaya dari penghasilan sendiri.
Video Tutorial Rubik 3x3 Indonesia part 1/5 (beginner)
Bagi anda yang ingin mempelajari rubik untuk pemula bisa dilihat videonya, thx~
Subscribe to:
Posts (Atom)




























